Jalinan hubungan sepasang manusia kadang tak bisa diduga alurnya. Ada yang sederhana dan ada yang rumit sekaligus unik.
Judul: Last Tango in Paris
Penulis: Robert Alley
Penerbit: Serambi (2011)
Halaman: 250h
Pernahkah kamu merasa sedih karena ditinggal seseorang? Kesedihan yang bisa membuatmu gila, kacau sesaat atau beberapa lama dan membuatmu melakukan hal-hal di luar kebiasaan tanpa kamu sadari?
Novel yang diadaptasi dari salah satu film terpopuler sepanjang masa ini, berkisah tentang Paul seorang duda pewaris hotel lama tak terawat yang ditinggal mati oleh istrinya secara tidak wajar (mati bunuh diri). Ditengah kebingungannya, Paul bertemu dengan Jeanne secara beruntun tanpa disengaja, di jembatan, di kafe dan terakhir, di apartemen yang disewakan. Jeanne memang sedang mencari apartemen untuk tempatnya tinggal dengan pacarnya Tom, dan Paul bukan dengan sengaja menguntit Jeanne sampai di apartemen karena Paul sudah sampai duluan. (Kecuali Paul mendengar pembicaraan telepon Jeanne yang samar dengan ibunya saat di telepon umum) (*belum jamannya handphone bro).
Mereka tertarik satu sama lain dalam kebutuhan yang berbeda, Jeanne ingin mencari cinta yang berbeda dari cintanya yang berjalan datar dan monoton, dan Paul membutuhkan tempat untuk melampiaskan kebingungan dan kemarahannya akibat kematian istrinya yang tiba-tiba. Mereka bertemu secara terus menerus di apartemen itu secara rahasia, tanpa janjian dulu dan terlebih, mereka menjaga untuk tidak saling mengenalkan diri satu sama lain, apalagi membawa cerita kehidupan 'nyata' mereka sehari-hari disana. Seakan mereka membangun 'ruangan rahasia' di apartemen itu tempat mereka melarikan diri dari kenyataan. Hal-hal yang mereka lakukan di apartemen itu tentunya untuk yang sudah cukup umur yah, saya saja sampai terkaget-kaget dan mungkin hal ini yang memicu kontroversi di berbagai belahan dunia.
Akhirnya benar-benar mengejutkan buat saya (apa saya aja yang lemot yah :>). Dan satu yang menjadi kenangan untuk novel ini,
Kalau kamu sangat ingin lari dari sesuatu dan tiba-tiba menemukan celah pelarian, apakah celah pelarianmu itu akan tampak jauh lebih bagus dari keadaan aslinya? Dan saat kamu menyadari aslinya seperti apa, kamu menyesali keputusanmu.

No comments:
Post a Comment